Cegah Gigi Berlubang Sejak Dini, Dokter Anak Edukasi Puluhan Murid di Sangatta
- account_circle sampulberita.co
- calendar_month Rabu, 12 Agt 2026
- comment 0 komentar

Suasana praktikum perawatan dan pembersihan gigi. (Istimewa)
SANGATTA, SAMPULBERITA.CO – Klinik Darmawan Dental Clinic menerima kunjungan edukatif sekitar 50 peserta didik dan guru pendamping dari Learning Corner Official pada Sabtu 8 Agustus 2026. Kegiatan bertajuk “Visit Dental Clinic” ini berfokus mengenalkan pentingnya menjaga kesehatan serta kebersihan gigi dan mulut sejak usia dini melalui pendekatan pembelajaran berbasis pengalaman langsung (experiential learning).
English Tutor Learning Corner Official, Sofiah Mardiah, menjelaskan bahwa metode experiential learning memberikan dampak pemahaman yang lebih dalam bagi anak-anak.
“Kunjungan ini bertujuan memberikan pengalaman belajar yang bermakna kepada peserta didik melalui kegiatan pembelajaran berbasis pengalaman langsung (experiential learning), khususnya edukasi mengenai pentingnya menjaga kebersihan mulut dan gigi sejak usia dini,” ujar Sofiah Mardiah.
Rangkaian acara diawali penyuluhan materi dan sesi tanya jawab interaktif bertema “How to Keep Our Teeth Healthy” bersama dokter spesialis kedokteran gigi anak, drg. Try Diana Utamy, Sp.KGA. Selain pemaparan teori, para siswa mengikuti simulasi Dental Treasure Hunt untuk mengenali berbagai peralatan medis kesehatan gigi secara menyenangkan.
Peserta didik juga diajak mengelilingi area klinik melalui agenda Tour the Dental Clinic guna memahami fungsi fasilitas pelayanan kesehatan. Setelah itu, kegiatan dilanjutkan dengan mewarnai gambar kondisi gigi sehat dan tidak sehat untuk memperkuat pemahaman visual anak.
Mitos Gigi Susu dan Perlindungan Kelompok Rentan
Dokter spesialis kedokteran gigi anak, Try Diana Utamy menekankan bahwa perawatan gigi sulung sering kali terabaikan oleh masyarakat. Padahal, kondisi gigi susu memegang peranan krusial terhadap tumbuh kembang rahang serta pembentukan pola bicara anak.
“Gigi sulung bukan sekadar ‘gigi sementara’. Kondisi gigi sulung dapat memengaruhi kesehatan, pertumbuhan rahang, fungsi makan, fungsi bicara, serta kesehatan gigi permanen anak,” jelas Try.
Penanggung Jawab Klinik Darmawan Dental Clinic, drg. Iqbal Darmawan, MARS, menambahkan bahwa anak usia sekolah merupakan bagian dari kelompok masyarakat yang rentan terhadap masalah kesehatan mulut.
“Balita dan usia sekolah merupakan kelompok rentan yang memerlukan upaya promotif, salah satunya melalui edukasi mengenai pentingnya menjaga kesehatan gigi dan mulut. Edukasi sejak dini diharapkan dapat membentuk kebiasaan positif yang terbawa hingga dewasa,” ungkap Iqbal.
Selain anak-anak, Iqbal menyebut kelompok rentan lain seperti ibu hamil, lansia, penderita penyakit sistemik, serta penyandang disabilitas juga membutuhkan perhatian preventif serupa.
“Melalui intervensi edukasi ini, pihak klinik berkomitmen terus mendorong kesadaran publik bahwa kesehatan gigi merupakan fondasi utama kesehatan tubuh secara menyeluruh,” tandas Iqbal.
- Penulis: sampulberita.co

Saat ini belum ada komentar