Dinamika Organisasi dan Ambisi Pencetakan Atlet PON Warnai Langkah Joko Purwanto di Taekwondo Balikpapan
- account_circle sampulberita.co
- calendar_month Senin, 17 Agt 2026
- comment 0 komentar

Momen calon Ketua TI Kota Balikpapan, Joko mengembalikan formulir kepada panitia penjaringan dan penyaringan. (dok. istimewa)
SAMPULBERITA.CO, BALIKPAPAN – Calon Ketua Pengurus Kota Taekwondo Indonesia (TI) Balikpapan, Joko Purwanto, membawa gagasan pembenahan menyeluruh untuk meningkatkan kualitas organisasi dan pembinaan atlet di Kota Balikpapan.
Joko menegaskan pembenahan internal organisasi menjadi prioritas utamanya jika dipercaya memimpin TI Balikpapan. Menurutnya, organisasi harus berfungsi sebagai jembatan utama yang mengantarkan para atlet berkembang hingga meraih prestasi tingkat daerah maupun nasional.
“Organisasi harus menjadi jembatan agar atlet-atlet Taekwondo bisa berperan lebih besar, baik di tingkat daerah maupun nasional. Untuk itu diperlukan managerial organisasi yang mampu mengantarkan atlet-atlet menjadi lebih berprestasi,” ujar Joko.
Penyatuan Klub dan Target PON
Joko menilai klub memegang peranan vital sebagai ujung tombak yang melahirkan atlet-atlet berbakat. Oleh karena itu, ia berkomitmen menyatukan seluruh klub Taekwondo di Balikpapan dalam satu semangat pembinaan bersama tanpa sekat komunikasi.
Ia menegaskan bahwa klub merupakan tempat utama atlet berlatih dan mengasah kemampuan. Sementara itu, organisasi berkewajiban memberikan fasilitas, ruang, serta kesempatan bertanding secara berkala agar kapasitas atlet terus menguat.
“Yang bisa menghasilkan atlet adalah klub-klub. Organisasi menyembadani bagaimana atlet bisa ikut dalam berbagai kejuaraan. Karena prestasi itu bisa dicapai kalau atlet sering mengikuti pertandingan,” kata Joko.
Selain membenahi internal, Joko menyoroti pentingnya sinergi eksternal dengan Pengprov TI Kalimantan Timur, KONI, serta Pemerintah Kota Balikpapan. Kerja sama ini terutama menyasar ketersediaan sarana dan prasarana latihan bela diri yang memadai dan representatif di Balikpapan.
“Kita tentu akan bekerja sama dengan induk organisasi dan pemerintah bagaimana sarana dan prasarana olahraga bela diri bisa mendapatkan tempat yang lebih layak. Saat ini pusat-pusat latihan yang memadai masih sangat kurang,” ungkap dia.
Lewat pembinaan berjenjang—mulai dari penguatan klub, pembinaan usia dini, hingga peningkatan kualitas pelatih—Joko menargetkan Balikpapan menjadi penyumbang atlet utama bagi Kalimantan Timur. Target besarnya adalah mencetak atlet-atlet lokal yang mampu menembus ajang Pekan Olahraga Nasional (PON).
“Target kita ke depan Balikpapan bisa melahirkan atlet-atlet Taekwondo kebanggaan Balikpapan dan Kalimantan Timur. Minimal ke depan kita bisa melahirkan atlet-atlet PON dari Balikpapan,” tegas Joko.
- Penulis: sampulberita.co

Saat ini belum ada komentar