Breaking News
light_mode
Beranda » Berita » Bom Israel Menghiasi Malam Menjelang Idul Adha di Lebanon

Bom Israel Menghiasi Malam Menjelang Idul Adha di Lebanon

  • account_circle sampulberita.co
  • calendar_month Jumat, 6 Jun 2025
  • comment 0 komentar

sampulberita.co Pada malam Kamis (5/6/2025) sebelum Idul Adha, sebuah serangan terjadi di ibu kota setelah perkiraan evakuasi beberapa bangunan di daerah yang menjadi markas Hizbullah.

Pasukan Pertahanan Israel (IDF) memperkirakan menemukan satu unit Hizbullah yang memproduksi ribuan drone di dalam tanah dengan dana dari Iran. Meskipun adanya gencatan senjata selama enam bulan terakhir, serangan tetap terjadi.

Perdana Menteri Lebanon mengutuk serangan tersebut sebagai serangan terhadap tanah air, keamanan, stabilitas, dan ekonomi negaranya, terlebih lagi pada hari raya dan musim wisata.

Evakuasi menyebabkan ribuan orang meninggalkan daerah berpenduduk padat, menyebabkan kemacetan lalu lintas.

Presiden Lebanon mengecam serangan tersebut sebagai pelanggaran terhadap perjanjian internasional, terutama terjadi pada hari raya keagamaan yang sakral.

PBB untuk Lebanon mencatat bahwa serangan itu menimbulkan kepanikan dan ketakutan baru pada malam Idul Adha.

Sementara Menteri Pertahanan Israel memuji pelaksanaan serangan militer tersebut, dan militer Israel menegaskan bahwa penggunaan drone oleh Hizbullah merupakan inti dari serangan tersebut. Israel meminta pemerintah Lebanon untuk bertanggung jawab dalam mencegah aktivitas teroris.

Tidak ada tanggapan langsung dari pihak Hizbullah. Juru bicara militer Israel memerintahkan evakuasi penduduk dari beberapa lingkungan yang disebut terhubung dengan Hizbullah.

Konflik antara Israel dan Hizbullah telah berlangsung selama waktu yang cukup lama. Israel dan Hizbullah terlibat dalam pertempuran yang meningkat sejak tahun 2023 dan beberapa bulan berikutnya.

Bulan lalu, beberapa serangan dilakukan oleh Israel di Lebanon terkait dengan Hizbullah. Sebuah serangan melibatkan gudang rudal Hizbullah di wilayah yang sama. Serangan-serangan ini dianggap oleh Lebanon sebagai pelanggaran gencatan senjata antara kedua belah pihak.

  • Penulis: sampulberita.co

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

expand_less