Breaking News
light_mode
Beranda » Berita » KONI Kutim Tegaskan Pembinaan Berjenjang di Muskab FOPI 2026

KONI Kutim Tegaskan Pembinaan Berjenjang di Muskab FOPI 2026

  • account_circle sampulberita.co
  • calendar_month Jumat, 15 Mei 2026
  • comment 0 komentar

SAMPULBERITA.COM|SANGATTA – Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kutai Timur menegaskan pentingnya penguatan pembinaan atlet berjenjang dan regenerasi organisasi dalam Musyawarah Kabupaten (Muskab) Federasi Olahraga Petanque Indonesia (FOPI) Kutai Timur yang digelar pada Jumat, 15 Mei 2026, di Jalan Pongtiku No. 44 Sangatta.

Agenda Muskab tersebut menjadi momentum strategis bagi FOPI Kutim dalam menyusun arah organisasi, memperkuat soliditas kepengurusan, serta mematangkan persiapan menuju Porprov VIII Kalimantan Timur di Kabupaten Paser.

Ketua Panitia Pelaksana, Daniel Karangan, SE., menjelaskan bahwa Muskab merupakan tindak lanjut hasil rapat pleno pengurus pada 31 April 2026. Meski sempat tertunda akibat kendala teknis, kegiatan akhirnya berjalan lancar dengan dihadiri jajaran Pengprov FOPI Kaltim, KONI Kutim, dan Dispora Kutim.

“Saat ini terdapat dua klub aktif, yakni Klub Enggang dan Klub Swarga Bara, yang rutin melaksanakan latihan tanding. Terkait pemilihan ketua, panitia mengusulkan calon tunggal berdasarkan komunikasi yang telah terbangun baik dengan Pengprov maupun pengurus nasional. Kami berharap keberlanjutan kepengurusan dapat menjaga program pembinaan yang sudah berjalan,” ujar Daniel.

Ketua Umum Pengprov FOPI Kalimantan Timur, Hj. Faridah, SE., mengapresiasi capaian atlet petanque Kutim dan berharap adanya penambahan klub serta peningkatan kualitas fasilitas latihan.

“Saya berharap jumlah klub dapat ditambah agar persaingan semakin kompetitif. Selain itu, standarisasi lapangan sangat penting untuk menunjang performa atlet,” ungkapnya.

Faridah juga menyampaikan hasil Rakernas FOPI terkait pelaksanaan World Champions di Prancis pada Juli mendatang yang bersifat open tournament.

“Atlet yang ikut nantinya akan memperoleh sertifikat internasional dari Prancis. Ini menjadi motivasi besar bagi atlet daerah. Saya juga berharap Kutim mempersiapkan diri secara maksimal menuju Porprov November mendatang agar bisa kembali berjaya seperti tahun 2018,” tegasnya.

Mewakili Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Kutim, Kabid Peningkatan Prestasi Olahraga, Burhanuddin SY, SP., M.AP., menekankan bahwa waktu persiapan menuju Porprov Kaltim di Paser kini tersisa sekitar enam bulan.

“Kami mendorong para atlet untuk meningkatkan intensitas latihan. Target kita jelas, yakni meraih medali emas di Kabupaten Paser pada November mendatang,” ujarnya.

Sementara itu, Wakil Sekretaris I KONI Kutai Timur, Rahman, menegaskan pentingnya penguatan klub sebagai fondasi pembinaan atlet daerah.

“Setiap cabang olahraga diharapkan memiliki minimal tiga klub aktif karena klub merupakan jantung pembinaan atlet. KONI juga menekankan pentingnya pembinaan usia dini agar tidak terjadi praktik mutasi atlet instan demi mengejar bonus semata. Kita ingin atlet asli Kutim yang dibina secara berjenjang mampu bersaing hingga tingkat PON,” jelas Rahman.

Ia menambahkan, Pemerintah Kabupaten Kutai Timur menargetkan posisi tiga besar pada Porprov VIII Kaltim di Kabupaten Paser.

“FOPI memiliki rekam jejak sebagai penyumbang medali bagi Kutim. Karena itu, kami menantang pengurus baru untuk menjawab dukungan hibah daerah dengan prestasi nyata di lapangan,” tutupnya. (Sb)

  • Penulis: sampulberita.co

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

expand_less