Breaking News
light_mode
Beranda » Berita » Bupati Kutim Belum Ungkap Besaran Defisit APBD Perubahan

Bupati Kutim Belum Ungkap Besaran Defisit APBD Perubahan

  • account_circle sampulberita.co
  • calendar_month Sabtu, 26 Sep 2026
  • comment 0 komentar

SAMPULBERITA.CO, SANGATTA – Besaran defisit dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Perubahan Kabupaten Kutai Timur (Kutim) 2026 belum dapat dipastikan. Pemerintah daerah masih melakukan penghitungan terhadap komponen pendapatan dan belanja sebelum angka tersebut ditetapkan.

Bupati Kutim Ardiansyah Sulaiman mengatakan, pemerintah masih mencermati perkembangan kondisi keuangan daerah. Karena itu, dirinya belum dapat menyampaikan secara pasti nominal defisit yang akan tercantum dalam APBD Perubahan.

“Kita lihat nanti defisitnya. Saya juga belum punya datanya,” ujar Ardiansyah saat di wawancara belum lama ini.

Menurutnya, angka yang tercantum dalam Kebijakan Umum Perubahan Anggaran (KUPA) serta Prioritas dan Plafon Anggaran Sementara (PPAS) masih dapat mengalami penyesuaian. Dokumen tersebut menjadi bagian dari tahapan pembahasan sebelum pemerintah dan DPRD Kutim menetapkan APBD Perubahan.

Ardiansyah menjelaskan, perubahan komposisi anggaran sangat bergantung pada kepastian pendapatan daerah. Salah satu hal yang masih ditunggu yakni perkembangan transfer atau dukungan keuangan dari pemerintah pusat.

Pemkab Kutim akan mencermati penerimaan yang masuk sebelum menghitung kembali kemampuan pembiayaan daerah. Langkah tersebut diperlukan agar struktur APBD Perubahan dapat disusun berdasarkan kondisi fiskal yang lebih aktual.

Terkait kemungkinan munculnya defisit, Ardiansyah menyebut terdapat mekanisme pembiayaan dalam APBD untuk menutup selisih antara pendapatan dan belanja.

“Kalau di perubahan itu secara akuntansi, defisit akan ditutup dengan pembiayaan,” jelas dia.

Ia menegaskan, pemerintah belum ingin memastikan angka defisit sebelum seluruh data keuangan terkumpul. Pembahasan selanjutnya akan menjadi dasar untuk menentukan besaran pendapatan, belanja, maupun pembiayaan dalam APBD Perubahan Kutim 2026.

Dengan demikian, angka defisit masih menunggu hasil pencermatan dan pembahasan lebih lanjut bersama DPRD. (Adv/Kominfo)

  • Penulis: sampulberita.co

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

expand_less