DJANDA JANGAN JUAL MAHAL, NANTI PENGGEMAR PERGI
- account_circle sampulberita.co
- calendar_month Rabu, 21 Mei 2025
- comment 0 komentar


Sampulberita co|Seperti biasa ketika dimana sudah merasa nyaman dan terbiasa dengan yang satu, dia akan menghilang.
Rasa itu seperti mempermainkan kita yang sudah terbiasa dan nyaman ketika dengan susah payah beralih hati untuk yang lain, selalu saja yang satu ini kembali menghilang.
Apa ini adalah untuk menguji seberapa setianya kita atau sekedar tes bagaimana ketergantungan kita ketika dia menghilang?
Hal ini terus saja terjadi berulang-ulang kali, ketika diawal dia dengan gigih untuk membuat kita untuk mencobanya, dan ketika sudah nyaman dan tergantung selalu, penyakit pasar bisnis selalu mempermainkan para penyukanya.
DJANDA bold, rokok yang diawal datang sebagai alternatif ketika kenaikan harga rokok merangkak bagai lajunya sopir travel, kini kembali hilang ketika dicari para penggemar rokok murah.
Setiap kehilangan rokok merek DJANDA bold ini, ketika muncul kembali selalu saja naik harga Rp.1.000 – Rp. 2.000.
Dulu awal juga ada rokok yang rasanya lebih nyaman dari DJANDA bold yakni LA bold juga muncul di tengah kenaikan tarif harga rokok yang makin meroket, tapi setiap kali hilang dan muncul rokok LA bold selalu naik harga hingga sekarang harganya sudah mencapai sekitar Rp. 30.000
Jika DJANDA bold ini juga melakukan demikian maka tidak menutup kemungkinan penggemar DJANDA bold akan beralih ke rokok – rokok murah lainnya yang sekarang mulai banyak bermunculan di bawah harga DJANDA bold, yang siap menggantikan posisi DJANDA bold sebagai alternatif rokok murah teman ngopi.
Jadi jangan jual mahal DJANDA bold karena penggemar bukan harga mati untuk tidak bisa beralih ke rokok lain yang lebih terjangkau untuk kelas ekonomi menengah kebawah
- Penulis: sampulberita.co

Saat ini belum ada komentar