Breaking News
light_mode
Beranda » Berita » Strategi Baru Kutim: Pendamping Keluarga Dipersenjatai Skill Digital untuk Tekan Stunting

Strategi Baru Kutim: Pendamping Keluarga Dipersenjatai Skill Digital untuk Tekan Stunting

  • account_circle sampulberita.co
  • calendar_month Selasa, 28 Apr 2026
  • comment 0 komentar

SAMPULBERITA.COM|SANGATTA – Pemerintah Kabupaten Kutai Timur melalui Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DPPKB) kembali memperkuat peran kader keluarga dengan menggelar orientasi terpadu bagi Bina Keluarga Balita (BKB), Usaha Peningkatan Pendapatan Keluarga Akseptor (UPPKA), dan Tim Pendamping Keluarga (TPK).

Kegiatan yang berlangsung di Hotel Royal Victoria, Sangatta, Selasa (28/4/2026), ini diikuti sekitar 60 kader dari Kecamatan Sangatta Utara dan Sangatta Selatan. Orientasi ini menjadi langkah konkret Pemkab Kutim dalam mencetak pendamping keluarga yang adaptif terhadap era digital sekaligus mempercepat penanganan stunting dan kemiskinan ekstrem.

Sekretaris DPPKB Kutim, Jumran, menegaskan bahwa kegiatan ini bukan sekadar rutinitas, melainkan strategi penguatan kualitas sumber daya kader di tingkat lapangan.

“Orientasi ini memiliki nilai strategis. BKB diarahkan untuk meningkatkan kapasitas kader dalam mendampingi tumbuh kembang anak agar lahir generasi sehat dan berkualitas,” ujarnya.

Ia menjelaskan, pada sektor ekonomi keluarga, program UPPKA kini difokuskan pada pemanfaatan peluang usaha berbasis digital. Para kader dibekali kemampuan pemasaran modern melalui media sosial, marketplace, hingga teknik promosi daring.

“Ini bagian dari upaya mendorong kemandirian ekonomi keluarga di tengah perkembangan teknologi,” tegasnya.

Sementara itu, orientasi TPK diarahkan pada peningkatan kapasitas pendamping dalam melakukan intervensi langsung di masyarakat, termasuk penguatan sistem pelaporan berbasis aplikasi Siga Mobile. Pendekatan ini dinilai mampu meningkatkan akurasi data dan efektivitas program, khususnya dalam percepatan penurunan stunting.

Jumran menambahkan, kegiatan ini sejalan dengan program prioritas kepala daerah, khususnya program ke-22 yang mencakup layanan jemput bola, pendidikan lansia, penanganan stunting, serta pengentasan kemiskinan ekstrem, dan program ke-48 tentang pengembangan pasar digital.

“Artinya, kegiatan ini merupakan bagian dari gerak cepat pemerintah menuju Kutai Timur Hebat,” pungkasnya.

Senada, Kepala Bidang Ketahanan dan Kesejahteraan Keluarga DPPKB Kutim, Ani Saida, menyebut orientasi ini merupakan yang kedua kali dilaksanakan sepanjang 2026. Peserta tidak hanya berasal dari Sangatta Utara dan Selatan, tetapi juga sebagian dari Desa Singa Gama.

“Kader kita umumnya menangani BKB dan BKR. Melalui kegiatan ini, kita samakan persepsi sekaligus memperkuat integrasi program hingga ke BKL dan Sekolah Lansia,” jelasnya.

Ia menambahkan, kegiatan ini didanai melalui APBD pada bidang Ketahanan dan Kesejahteraan Keluarga DPPKB Kutim. Diharapkan, para kader mampu mengimplementasikan pengetahuan yang diperoleh secara langsung di masyarakat.

Adapun materi orientasi menghadirkan sejumlah narasumber, di antaranya Monika Simbolon dari IPeKB Kutim untuk materi BKB, Yuliana Kala Lembang, S.Tr.Keb., SE., MM dari RSUD Kudungga, serta perwakilan Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kutim untuk materi terkait TPK dan penguatan ekonomi keluarga.(**)

  • Penulis: sampulberita.co

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

expand_less