Breaking News
light_mode
Beranda » Berita » 3 Puasa Sunnah Utama Sebelum Idul Adha

3 Puasa Sunnah Utama Sebelum Idul Adha

  • account_circle sampulberita.co
  • calendar_month Senin, 2 Jun 2025
  • comment 0 komentar

sampulberita.co Mendekati Hari Raya Idul Adha 1446 Hijriah pada Jumat, 6 Juni 2025, umat Islam disarankan untuk mempersiapkan diri secara spiritual dengan berpuasa sunnah di awal bulan Dzulhijjah. Selain melakukan ibadah kurban, puasa ini memiliki keutamaan yang besar di hadapan Allah SWT. Sebagaimana dikutip dari NU Online, Rasulullah SAW bersabda, “Tidaklah seorang hamba berpuasa sehari di jalan Allah, melainkan Allah pasti menjauhkannya dirinya dari api neraka selama tujuh puluh tahun” (HR Bukhari Muslim).

Ada tiga puasa sunnah utama sebelum Hari Raya Idul Adha, yaitu puasa Dzulhijjah, puasa Tarwiyah, dan puasa Arafah. Ketiganya memiliki kelebihan masing-masing dan sangat disarankan untuk dilakukan, terutama bagi umat Muslim yang tidak berkesempatan melakukan ibadah haji.
Berikut 3 puasa sunnah yang dianjurkan sebelum hari raya Idul Adha yakni;

Pertama puasa Dzulhijjah adalah salah satu puasa sunnah sebelum Hari Raya Idul Adha. Puasa ini dilakukan selama sembilan hari pertama bulan Dzulhijjah, mulai dari tanggal 1 hingga 9 dalam setiap tahunnya. Namun, pada Hari Raya Idul Adha dan hari-hari tasyrik yang menyusulnya, sebenarnya diharamkan untuk berpuasa.

Bacaan Niat Puasa Dzulhijjah

Nawaitu shouma syahri dzulhijjah sunnatan lillahi ta ala

Artinya: Saya niat puasa sunnah bulan Dzulhijjah karena Allah Ta ala.

Kedua puasa Tarwiyah dilakukan pada tanggal 8 Dzulhijjah. Keunggulan puasa ini adalah dapat menghapus dosa selama satu tahun.

Puasa ini disarankan bagi umat Muslim yang tidak sedang menjalankan ibadah haji, karena pada hari itu jamaah haji sedang fokus melakukan ritual Tarwiyah, puncak dari ibadah haji.

صوم يوم التروية كفارة سنة وصوم يوم عرفة كفارة سنتين

Artinya, “Puasa hari Tarwiyah dapat menghapus dosa setahun. Puasa hari Arafah dapat menghapus dosa dua tahun,” (HR Abus Syekh Al-Ishfahani dan Ibnun Najar).

Bacaan Niat Puasa Tarwiyah

Nawaitu shauma tarwiyata sunnatan lillâhi ta‘âlâ.

Artinya: “Saya niat puasa sunnah Tarwiyah karena Allah ta’âlâ.”

Ketiga puasa Arafah adalah puasa yang dilakukan pada tanggal 9 Dzulhijjah. Seperti puasa sebelumnya, puasa ini dianjurkan bagi umat Muslim yang tidak sedang menjalankan ibadah haji.

Keistimewaan puasa Arafah adalah kemampuannya menghapus dosa selama 2 tahun.

“Puasa hari Arafah dapat menghapuskan dosa dua tahun yang telah lepas dan akan datang, dan puasa Asyura (tanggal 10 Muharram) menghapuskan dosa setahun yang lepas” (HR Muslim).

Bacaan Niat Puasa Arafah

“Nawaitu shauma arafata sunnatan lillahi ta’ala.”

Artinya: “Saya niat puasa sunnah Arafah karena Allah ta’ala.” Niat ini dibaca pada malam hari sebelum masuk waktu subuh, atau boleh juga dibaca di siang hari sebelum tergelincir matahari (waktu zuhur) jika lupa berniat di malam hari.

Demikianlah penjelasan mengenai puasa sunnah sebelum Hari Raya Idul Adha.

  • Penulis: sampulberita.co

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

expand_less