Bupati Kutim Minta Warga Rentan Kurangi Aktivitas di Luar Rumah Saat Kabut Asap
- account_circle sampulberita.co
- calendar_month Sabtu, 19 Sep 2026
- comment 0 komentar

Bupati Kutai Timur, Ardiansyah Sulaiman. (Dok. SampulBerita)
SAMPULBERITA.CO, SANGATTA – Bupati Kutai Timur (Kutim) Ardiansyah Sulaiman meminta masyarakat mengurangi aktivitas di luar rumah selama kualitas udara masih terdampak kabut asap akibat kebakaran hutan dan lahan (karhutla). Imbauan tersebut terutama ditujukan kepada kelompok masyarakat yang lebih rentan terhadap paparan udara tercemar.
Ardiansyah menyebut bayi, balita, ibu hamil, lanjut usia serta warga yang memiliki gangguan kesehatan tertentu perlu mendapat perhatian lebih. Kelompok tersebut diminta membatasi paparan udara luar hingga kondisi kualitas udara kembali membaik.
“Kita mengimbau masyarakat, terutama kelompok rentan, untuk mengurangi aktivitas di luar ruangan selama kondisi udara belum membaik,” kata Ardiansyah Sulaiman, saat di wawancara belum lama ini.
Menurutnya, masyarakat yang terpaksa harus keluar rumah perlu menggunakan masker yang sesuai. Langkah tersebut menjadi salah satu upaya untuk mengurangi paparan partikel dari asap dan debu yang berada di udara.
Ardiansyah juga meminta warga memperhatikan kondisi udara di lingkungan tempat tinggal. Ketika kabut asap semakin pekat, pintu, jendela dan ventilasi rumah dapat ditutup untuk mengurangi masuknya udara dari luar.
“Kalau memang harus beraktivitas di luar, gunakan masker dan jangan terlalu lama berada di luar rumah,” ujarnya.
Selain perlindungan diri, Bupati mengingatkan masyarakat agar tidak melakukan kegiatan yang justru menambah pencemaran udara. Pembakaran sampah, lahan maupun benda lain yang menghasilkan asap diminta dihentikan.
Ia juga meminta kegiatan masyarakat yang dilakukan di luar ruangan, seperti olahraga, hiburan maupun kegiatan keramaian, dipertimbangkan kembali selama kualitas udara masih buruk.
“Jangan sampai aktivitas kita justru menambah pencemaran udara. Untuk sementara, kegiatan yang tidak mendesak di luar ruangan sebaiknya dikurangi,” tegasnya.
Ardiansyah menambahkan, warga yang mengalami keluhan seperti sesak napas, batuk berkepanjangan, nyeri dada atau gangguan kesehatan lainnya agar segera memeriksakan diri ke fasilitas pelayanan kesehatan.
Masyarakat juga diminta mengikuti perkembangan kualitas udara melalui informasi resmi pemerintah dan tidak mudah mempercayai informasi yang sumbernya tidak jelas.
“Pantau terus informasi resmi mengenai kondisi udara. Yang paling penting sekarang adalah menjaga kesehatan dan mengurangi paparan asap,” pungkas Ardiansyah.(Adv/Kominfo)
- Penulis: sampulberita.co

Saat ini belum ada komentar