Breaking News
light_mode
Beranda » Berita » Arus Digital Kian Cepat, PWI Kutim Diingatkan Pentingnya Validitas Informasi

Arus Digital Kian Cepat, PWI Kutim Diingatkan Pentingnya Validitas Informasi

  • account_circle sampulberita.co
  • calendar_month Sabtu, 10 Okt 2026
  • comment 0 komentar

SAMPULBERITA.CO, SANGATTA – Kecepatan penyebaran informasi di era digital menuntut wartawan semakin cermat dalam memeriksa fakta sebelum menerbitkan berita. Tantangan tersebut menjadi perhatian dalam Konferensi Kabupaten (Konferkab) III Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kutai Timur (Kutim) yang berlangsung di Ruang Damar, Gedung Serbaguna Bukit Pelangi, Sabtu 10 Oktober 2026.

Perkembangan teknologi dan kecerdasan buatan atau artificial intelligence (AI) dinilai membawa perubahan besar terhadap praktik jurnalistik. Di tengah kemudahan memperoleh dan menyebarkan informasi, akurasi tetap menjadi prinsip utama yang harus dipertahankan insan pers.

Mewakili Bupati Kutim Ardiansyah Sulaiman, Kepala Diskominfo Staper Kutim Ronny Bonar Hamonangan Siburian saat membuka kegiatan menyampaikan bahwa media memiliki tanggung jawab besar dalam menjaga kepercayaan masyarakat.

“Tantangan jurnalistik saat ini bukan lagi sekadar adu cepat menyebarkan informasi, melainkan memastikan validitas data di tengah guncangan arus digital dan kemunculan AI,” ujar dia.

Menurutnya, hubungan pemerintah dan media perlu dibangun melalui kemitraan yang sehat. Pers tetap memiliki ruang untuk menjalankan fungsi kontrol serta menyampaikan kritik demi mendukung keterbukaan informasi kepada masyarakat.

Wakil Ketua Bidang Organisasi PWI Provinsi Kaltim Wiwid Marhaendra Wijaya turut mengingatkan pentingnya pemenuhan standar organisasi, termasuk keanggotaan dan kompetensi wartawan.

Ketua PWI Kutim Wardi mengungkapkan, dari 51 anggota, sebanyak 11 wartawan telah mengantongi kompetensi Utama dan 13 lainnya Madya. Karena itu, peningkatan kapasitas melalui Uji Kompetensi Wartawan (UKW) menjadi salah satu prioritas kepengurusan periode 2026–2029.

Konferkab tersebut juga menjadi ajang pemilihan ketua baru dengan kandidat Junaidi Arifin dan Wardi. Sebanyak 22 anggota dinyatakan memiliki hak suara sah berdasarkan hasil verifikasi PWI Kaltim. (AdvKominfo)

  • Penulis: sampulberita.co

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

expand_less