Breaking News
light_mode
Beranda » Berita » APBD 2027 Kutim Diminta Tak Lagi Tersendat akibat Pergeseran Anggaran

APBD 2027 Kutim Diminta Tak Lagi Tersendat akibat Pergeseran Anggaran

  • account_circle sampulberita.co
  • calendar_month Selasa, 8 Sep 2026
  • comment 0 komentar

SAMPULBERITA.CO, SANGATTA – Pemerintah Kabupaten Kutai Timur ingin pelaksanaan APBD 2027 berjalan lebih cepat dibandingkan tahun sebelumnya.

Salah satu hal yang menjadi perhatian ialah proses pergeseran anggaran yang dinilai dapat menghambat pelaksanaan kegiatan pemerintah sekaligus memperlambat perputaran ekonomi daerah.

Wakil Bupati Kutai Timur Mahyunadi mengatakan pemerintah harus memperbaiki pola pelaksanaan anggaran agar program yang telah disepakati dapat langsung dikerjakan. Menurutnya, keterlambatan kegiatan akan berpengaruh terhadap pencapaian target pembangunan.

“2026 juga agak lambat pertumbuhan ekonomi kita sekarang karena adanya pergeseran yang baru selesai di bulan Juni tadi, yang seharusnya tidak ada lagi,” tegas Mahyunadi saat di wawancara belum lama ini.

Ia meminta organisasi perangkat daerah menyiapkan program secara lebih matang sejak proses perencanaan. Dengan demikian, ketika APBD telah disahkan, pelaksanaan kegiatan dapat langsung dimulai tanpa harus menunggu perubahan alokasi maupun penyesuaian program.

Mahyunadi menekankan pentingnya kedisiplinan terhadap anggaran yang telah mendapatkan persetujuan DPRD.

Menurutnya, setiap program harus memiliki kesiapan teknis sehingga pelaksanaan pada awal tahun dapat berjalan sesuai jadwal.

“Makanya saya lagi-lagi tekankan bahwa tahun 2027 tidak boleh lagi ada pergeseran anggaran. Semua yang disahkan oleh DPRD itu harus dilaksanakan di awal tahun sehingga pertumbuhan ekonomi cepat maju,” instruksi dia.

Pelaksanaan lebih awal juga dinilai memberikan waktu cukup bagi pemerintah melakukan evaluasi. Jika ditemukan kendala pada triwulan pertama, perbaikan dapat dilakukan sebelum memasuki penghujung tahun.

Mahyunadi berharap pola tersebut mampu meningkatkan penyerapan anggaran sekaligus mempercepat pembangunan. Belanja pemerintah yang berjalan sejak awal tahun juga diharapkan dapat mendorong aktivitas pelaku usaha dan masyarakat.

Pemkab Kutim selanjutnya akan mengevaluasi kesiapan perangkat daerah agar pelaksanaan APBD 2027 tidak kembali mengalami keterlambatan. (Adv/Kominfo)

  • Penulis: sampulberita.co

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

expand_less