Ardiansyah Dukung Seni Gambus Masuk dalam Muatan Lokal di Sekolah
- account_circle sampulberita.co
- calendar_month Jumat, 10 Jan 2025
- comment 0 komentar


Sampulberita.co,SANGATTA – Bupati Kutai Timur, Ardiansyah Sulaiman, mendukung penuh pelestarian seni budaya Kutai. Hal ini disampaikannya saat menghadiri acara Sanggar Gambus Selera Kutai (SGSK) Sangatta, Selasa (7/1/2025) malam.
Ardiansyah menekankan pentingnya melestarikan seni budaya Kutai dan mengembangkan sanggar seni di daerah tersebut. Ia mengusulkan agar SGSK Sangatta bergabung dengan Rumah Pore sebagai pusat kesenian dan kebudayaan Kutim.
“Rumah Pore bisa menjadi pusat kegiatan adat dan budaya. Saya mengusulkan minimal ada acara adat istiadat Kutai yang diadakan sebulan sekali di sana,” ujarnya.
Bupati juga mengapresiasi upaya sanggar dalam melibatkan generasi muda melalui pelatihan seni dan muatan lokal di sekolah. “Saya sangat mendukung seni gambus ini masuk sebagai muatan lokal di sekolah. Ini menjadi langkah penting dalam melestarikan seni dan bahasa Kutai di Kutim,” tambahnya.
Ardiansyah menyarankan agar seni gambus dan tingkilan diusulkan untuk memecahkan rekor Museum Rekor Dunia Indonesia (MURI), mengingat seni budaya Kutai sudah berkembang di hampir seluruh kecamatan di Kutim.
Sayid Abdullah, Ketua SGSK Sangatta, berharap pemerintah memperhatikan keberadaan sanggar seni. “Kami membutuhkan kolaborasi dengan pemerintah daerah, Dinas Pariwisata, dan Dinas Pendidikan untuk menjaga kelestarian seni ini,” katanya.
Sayid menceritakan keterlibatannya dalam upaya mendapatkan penghargaan kebudayaan untuk Kutim. “Sejak 2022, kami telah mengikuti seleksi penerimaan Anugerah Kebudayaan. Tahun 2023, ada perwakilan dari Kutim yang berhasil menerima penghargaan tersebut.”
Pentingnya Pelestarian
Sayid menekankan pentingnya pelestarian budaya. “Pelestarian budaya ini membutuhkan perhatian khusus dari semua pihak, termasuk pemerintah.” Prokompi/Sb)
- Penulis: sampulberita.co

Saat ini belum ada komentar