Dari Sangatta Selatan ke Panggung Asia, Langkah Muhammad Shafa Pandya Membawa Nama Kutai Timur
- account_circle sampulberita.co
- calendar_month Senin, 4 Mei 2026
- comment 0 komentar

Sumber akun FB Abu Bakar
SAMPULBERITA.COM|SANGATTA — Pagi di kawasan pusat perkantoran Bukit Pelangi, Selasa (29/4/2026), terasa sedikit berbeda. Seorang atlet muda dengan postur menjulang memasuki Kantor Bupati Kutai Timur. Di wajahnya tampak ketenangan, namun di balik langkah itu tersimpan kebanggaan besar bagi keluarga dan daerah.
Ia adalah Muhammad Shafa Pandya, putra pasangan Roni Agung Riyadi dan Deasy Saptarina Dewi. Kehadirannya pagi itu bukan sekadar kunjungan biasa. Shafa datang untuk bersilaturahmi langsung dengan Bupati Kutai Timur, H. Ardiansyah Sulaiman, di ruang kerja bupati.
Dalam momen tersebut, Shafa hadir didampingi Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Kutai Timur, Basuki Isnawan, serta Ketua PBVSI Kutim, Ardiansyah. Suasana pertemuan berlangsung hangat. Di balik obrolan singkat itu, ada pesan kuat tentang harapan, pembinaan, dan masa depan olahraga daerah.
Di usianya yang masih muda, Shafa sudah menunjukkan potensi besar. Tinggi badannya yang mencapai 190 sentimeter menjadi modal penting di lapangan voli. Namun, lebih dari sekadar postur, ia juga memiliki kemampuan teknis dan karakter bertanding yang membuat namanya mulai diperhitungkan.
Kini, Shafa memperkuat Garuda Jaya, salah satu klub nasional, dan dipercaya menempati posisi outside hitter—peran yang menuntut kekuatan serangan, ketepatan membaca permainan, serta ketangguhan mental dalam setiap pertandingan.
Menariknya, di tengah kesibukan sebagai atlet, Shafa tetap menjalani perannya sebagai pelajar. Ia masih tercatat sebagai siswa kelas XI SMK Hasanuddin, Kecamatan Sangatta Selatan. Rutinitas antara latihan, sekolah, dan persiapan kompetisi menjadi bagian dari kesehariannya. Sebuah perjalanan yang tidak ringan, tetapi dijalani dengan disiplin dan komitmen.
Dalam waktu dekat, langkah Shafa akan menembus panggung yang lebih luas. Bersama sejumlah atlet lainnya, ia dijadwalkan membawa nama Indonesia pada Asian Volleyball Championship yang akan digelar di Pontianak, Kalimantan Barat.
Bagi Kutai Timur, kehadiran Shafa bukan hanya kebanggaan sesaat. Ia menjadi gambaran bahwa daerah ini memiliki bibit-bibit unggul yang mampu bersaing di level nasional hingga internasional. Dari lapangan-lapangan latihan di daerah, lahir mimpi yang perlahan menemukan panggungnya.
Di tengah pertemuan di Bukit Pelangi itu, tersirat harapan besar. Bahwa langkah Muhammad Shafa Pandya hari ini bukan hanya perjalanan pribadi seorang atlet muda, melainkan juga inspirasi bagi generasi muda Kutai Timur—bahwa kerja keras, disiplin, dan keberanian bermimpi dapat membawa nama daerah melangkah lebih jauh. (Abu Bakar/SB)
- Penulis: sampulberita.co

Saat ini belum ada komentar