Breaking News
light_mode
Beranda » Berita » Monopoli Angkutan Berat Bikin Jalan Nasional Kutim Hancur? Ini Desakan Tegas Tokoh Masyarakat dan Respons Pemerintah!

Monopoli Angkutan Berat Bikin Jalan Nasional Kutim Hancur? Ini Desakan Tegas Tokoh Masyarakat dan Respons Pemerintah!

  • account_circle sampulberita.co
  • calendar_month Selasa, 24 Jun 2025
  • comment 0 komentar

sampulberita.co Tokoh masyarakat  Andi Arafah dan Haji Sapri, yang sekaligus tokoh adat terkemuka di Kutai, menyuarakan desakan tegas agar perbaikan Jalan Nasional yang rusak parah di Kutai Timur segera dilakukan. Tak hanya itu, ia juga menyoroti praktik monopoli oleh perusahaan alat berat yang diduga memperparah kondisi jalan, demi keselamatan pengendara lain.

Dalam audiensi yang diinisiasi Pemuda Panca Marga (PPM) Bersama  tokoh masyarakat ini. Bersama dengan Dinas Perhubungan (Dishub) Kutai Timur  (24/6/2025) di Dinas Perhubungan Kutim, Haji Sapri dengan menyuarakan untuk tidak memonopoli jalan nasional untuk kepentingan perusahaan yang denga kendaraan-kendaraan alat beratnya yang melintas. Pernyataan ini mencerminkan kegeramannya terhadap dugaan praktik yang mengabaikan kepentingan publik.

“Jangan main mata jangan! dan jangan di monopoli oleh perusahaan kendaraan-kendaraan alat berat yang menggunakan jalan nasional” ucap Haji Sapri

Kedua tokoh masyarakat ini, Haji Sapri dan Andi Arafah juga mendesak agar segera dipikirkan solusi jangka panjang, seperti pembangunan jalan laut atau jalan alternatif, serta penyediaan timbangan dan area khusus untuk kendaraan berat. Usulan ini menunjukkan visi beliau untuk penanganan masalah infrastruktur yang lebih komprehensif.

“harus  memikirkan untuk mencari solusi seperti Jalan laut atau laut bikin jalan alternatif bikin timbangan dan bikin rest area” kata Andi Arafah

Merespons audiensi tersebut, Haji Sapri menyampaikan apresiasi mendalam kepada Pemuda Panca Marga dan tokoh-tokoh masyarakat lainnya yang telah berani menyuarakan aspirasi ini.

“Mereka sangat merespon dan mengucapkan banyak-banyak terima kasih kepada kami Pemuda Panca Marga dan tokoh-tokoh masyarakat yang ikut menyuarakan sehingga terjadi sinergitas kerjasama karena ini merupakan tanggung jawab kita bersama,” ujarnya.

Aspirasi yang disampaikan dalam pertemuan tersebut mendapat respon positif dari Kepala Dishub Kutai Timur. Tak hanya perbaikan jalan, Kepala Dishub juga menanggapi serius usulan ini dan juga mendapat sambutan baik dari berbagai pihak. Perwakilan dari PU, Bappeda dan  Lantas juga menunjukkan respon positif, menegaskan bahwa permasalahan ini bisa diatasi melalui kerja sama lintas sektoral yang kuat.

“Ini bisa diatasi apabila kita bersinergi,” tambah Herlang, tokoh masyarakat yang turut menginisiasi pertemuan tersebut.

Langkah-langkah yang disepakati dalam audiensi ini akan ditindaklanjuti ke tingkat provinsi untuk mendapatkan komitmen yang lebih konkret. Bahkan, Balai Pemeliharaan Jalan Provinsi direncanakan akan turun langsung ke lapangan dan melakukan koordinasi minggu ini, menandakan keseriusan dalam penanganan masalah jalan di Kutai Timur.

 

  • Penulis: sampulberita.co

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

expand_less