Mulai Besok, Siswa Kutim Kembali Masuk Sekolah Setelah PJJ
- account_circle sampulberita.co
- calendar_month Senin, 28 Sep 2026
- comment 0 komentar

Surat Edaran kembali sekolah. (Istimewa)
SAMPULBERITA.CO, SANGATTA – Siswa di sebagian besar wilayah Kabupaten Kutai Timur (Kutim) kembali masuk sekolah mulai Selasa, 29 September 2026, setelah sebelumnya mengikuti Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ) akibat dampak kabut asap.
Kebijakan tersebut ditetapkan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kutim melalui Surat Edaran Nomor B-100.3.4.2/6337/DISDIKBUD-1.1 tertanggal 28 September 2026.
Dalam surat tersebut disebutkan, berakhirnya masa PJJ dilakukan setelah pemantauan kualitas udara menunjukkan perbaikan di sejumlah kecamatan.
“Berdasarkan hasil pemantauan kondisi kualitas udara yang dilakukan oleh Dinas Kesehatan dimana menunjukkan bahwa kualitas udara di beberapa kecamatan sudah membaik,” demikian tertulis dalam surat edaran yang ditandatangani Kepala Disdikbud Kutim Mulyono.
Dengan kebijakan itu, peserta didik PAUD, TK, PNF, SKB, SD, hingga SMP negeri maupun swasta kembali mengikuti pembelajaran secara langsung di sekolah. Kegiatan belajar dilaksanakan mengikuti jadwal normal masing-masing satuan pendidikan.
Namun, kebijakan tersebut belum berlaku di seluruh wilayah Kutim. Tiga kecamatan masih menerapkan PJJ karena kualitas udaranya berada dalam kategori merah atau prioritas.
Ketiga wilayah tersebut yakni Kecamatan Bengalon, Muara Wahau, dan Busang. PJJ di tiga kecamatan itu akan dihentikan setelah kondisi udara dinyatakan sehat untuk kegiatan belajar tatap muka.
Disdikbud juga mengingatkan sekolah agar tetap memperhatikan kesehatan warga satuan pendidikan. Guru, tenaga kependidikan, siswa, serta orang tua atau wali murid diminta menggunakan masker di lingkungan sekolah.
Sekolah juga diminta mengurangi aktivitas pembelajaran di luar ruangan mengingat kondisi cuaca dan kualitas udara belum sepenuhnya normal.
Kebijakan PTM akan dievaluasi dalam tujuh hari ke depan atau lebih cepat apabila terjadi perubahan kualitas udara secara signifikan. (Adv/Kominfo)
- Penulis: sampulberita.co

Saat ini belum ada komentar