Wabup Kutim Ingatkan Lulusan STIE Nusantara, Jangan Sampai Kalah Cepat dengan Perkembangan Teknologi
- account_circle sampulberita.co
- calendar_month Sabtu, 3 Okt 2026
- comment 0 komentar

Wabup Kuti, Mahyunadi menghadiri wisuda STIE Nusantara. (Dok. SampulBerita)
SAMPULBERITA.CO, SANGATTA — Perubahan teknologi yang semakin cepat menjadi tantangan baru bagi lulusan perguruan tinggi di Kutai Timur (Kutim). Wakil Bupati Kutim Mahyunadi meminta lulusan STIE Nusantara Sangatta terus meningkatkan kemampuan agar tidak tertinggal dalam menghadapi perubahan dunia kerja.
Pesan itu disampaikan Mahyunadi saat menghadiri Wisuda Sarjana dan Pascasarjana ke-XIV STIE Nusantara di Ruang Akasia, Gedung Serbaguna Bukit Pelangi, Sabtu 3 Oktober 2026.
Sebanyak 247 mahasiswa mengikuti prosesi kelulusan dari sejumlah program pendidikan, yakni S1 Manajemen, S1 Akuntansi, serta Magister Manajemen.
Mahyunadi menilai gelar akademik merupakan bekal awal untuk memasuki kehidupan profesional. Setelah menyelesaikan pendidikan, para lulusan dituntut mampu menerapkan pengetahuan yang diperoleh sekaligus menyesuaikan diri dengan kebutuhan zaman.
Menurutnya, perkembangan digital dan kecerdasan buatan telah mengubah pola kerja di berbagai bidang. Karena itu, kemampuan akademik perlu dilengkapi keterampilan teknologi, kreativitas, serta pola pikir yang mampu membaca perubahan.
“Jangan sampai pembangunan ekonomi Kutim berkembang lebih cepat daripada kesiapan sumber daya manusianya,” ujar Mahyunadi.
Ia juga mendorong para lulusan untuk tidak terpaku pada pilihan menjadi pencari kerja. Dengan kompetensi yang dimiliki, mereka dinilai memiliki peluang untuk membangun usaha sekaligus menciptakan lapangan pekerjaan bagi masyarakat.
Mahyunadi berharap para sarjana dan magister yang baru menyelesaikan pendidikan dapat mengambil peran dalam pembangunan daerah. Ilmu yang diperoleh selama berada di bangku kuliah diharapkan diterjemahkan menjadi inovasi dan kegiatan produktif.
“Setelah wisuda, perjalanan baru dimulai. Ilmu yang diperoleh harus bisa diwujudkan dalam karya dan memberikan manfaat bagi masyarakat,” katanya.
Ia menambahkan, kemauan belajar secara berkelanjutan menjadi kunci agar lulusan tetap relevan di tengah perubahan teknologi yang terus berlangsung. (AdvKominfo)
- Penulis: sampulberita.co

Saat ini belum ada komentar