Breaking News
light_mode
Beranda » Berita » Deklarasi Perang, Iran Siap Balas Serangan Israel

Deklarasi Perang, Iran Siap Balas Serangan Israel

  • account_circle sampulberita.co
  • calendar_month Minggu, 15 Jun 2025
  • comment 0 komentar

sampulberita.co Ketegangan di Timur Tengah makin memanas. Iran pada Sabtu (14/6) menyatakan bahwa serangan besar-besaran Israel kemarin adalah deklarasi perang. Mereka mengancam akan ada balasan yang pahit dan menyakitkan setelah gempuran Israel menewaskan pejabat militer dan ilmuwan penting serta menghantam fasilitas nuklir Iran.

Serangan Israel pada Jumat (13/6) dikabarkan menyasar sekitar 100 lokasi, termasuk fasilitas nuklir Iran. Akibatnya, beberapa tokoh penting tewas, di antaranya Mohammad Bagheri, Kepala Staf Angkatan Bersenjata Iran, dan Hossein Salami, Kepala Garda Revolusi. Media Iran juga menyebut enam ilmuwan nuklir ikut jadi korban.

Menteri Luar Negeri Iran, Abbas Araghchi, langsung kirim surat ke PBB, bilang serangan ini adalah deklarasi perang dan minta Dewan Keamanan PBB segera turun tangan. Pemimpin Tertinggi Iran, Ayatollah Ali Khamenei, lewat media AFP, sudah kasih peringatan keras ke Israel: harus siap hadapi konsekuensi pahit dan menyakitkan. Militer Iran juga tegaskan mereka tidak akan membatasi respons balasan mereka.

Reaksi dari Israel dan AS
Di sisi lain, Israel mengklaim sistem pertahanan udaranya berhasil mencegat sekitar 100 drone yang diluncurkan Iran di luar wilayah Israel. Negara tetangga Yordania juga melaporkan hal serupa.

Presiden AS Donald Trump, dikutip dari Fox News, bilang dia sudah tahu rencana serangan Israel itu yang melibatkan 200 jet tempur. Trump juga menegaskan Teheran tidak boleh punya bom nuklir. Meski begitu, AS bilang tidak ikut campur dalam serangan Israel, tapi mereka memperingatkan Iran agar tidak menyerang pasukan atau kepentingan Amerika. Iran membalas, jika ada serangan lanjutan, Washington akan bertanggung jawab penuh.

Perdana Menteri Israel, Benjamin Netanyahu, mengonfirmasi pasukannya memang menyerang inti dari program pengayaan nuklir Iran, khususnya menargetkan ilmuwan dan fasilitas utama di Natanz. Netanyahu bilang serangan ini akan terus lanjut selama dibutuhkan, karena intelijen Israel menunjukkan Iran sudah sangat dekat dengan titik tanpa kembali dalam program nuklirnya.

Selain para pejabat militer dan ilmuwan, media pemerintah Iran melaporkan bahwa sejumlah warga sipil, termasuk wanita dan anak-anak, juga menjadi korban. Foto-foto dari AFP menunjukkan kerusakan parah di bangunan tempat tinggal di Teheran yang jadi sasaran.

Khamenei sendiri sudah langsung menunjuk pengganti untuk para pejabat militer yang tewas. Suasana di jalanan Teheran tampak sepi, kecuali antrean panjang di pom bensin yang jadi pemandangan umum saat krisis melanda.

  • Penulis: sampulberita.co

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

expand_less