DPKKB Kutim Luncurkan Program Cap Jempol, Optimis Turunkan Angka Stunting
- account_circle sampulberita.co
- calendar_month Kamis, 30 Okt 2025
- comment 0 komentar

Kepala DPKKB Kutim Achmad Junaidi. (Istimewa)
Sampulberita.com – Pemerintah Kabupaten Kutai Timur (Kutim) terus memperkuat komitmennya dalam percepatan penurunan angka stunting. Komitmen itu diwujudkan melalui peluncuran program inovatif bertajuk “Cap Jempol Stop Stunting”, yang digagas oleh Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DPKKB) Kutim.
Peluncuran berlangsung di Ruang Akasia Gedung Serba Guna (GSG), Pusat Perkantoran Bukit Pelangi, Sangatta, pada Selasa (28/10/2025). Program ini menjadi langkah konkret Pemkab Kutim dalam memperkuat gerakan bersama mewujudkan keluarga sehat, produktif, dan bebas stunting.
Kepala DPKKB Kutim Achmad Junaidi dalam sambutannya menyebut, Cap Jempol Stop Stunting merupakan inovasi kolaboratif yang menjadi strategi terpadu dalam penanganan keluarga berisiko stunting.
“Melalui peluncuran ini, pemerintah daerah berharap muncul sinergi lintas sektor mulai dari pemerintah, akademisi, swasta, hingga masyarakat untuk memperkuat gerakan bersama menekan angka stunting. Program ini menjadi langkah konkret daerah untuk membangun keluarga yang sehat, produktif, dan bebas stunting,” ujar dia.
Junaidi menegaskan, pihaknya ingin memperkuat sinergi antarperangkat daerah, lembaga, dan masyarakat. “Setiap keluarga harus menjadi agen perubahan dalam menciptakan generasi emas Kutim yang sehat dan cerdas,” tambahnya.
Sementara itu, Bupati Kutim Ardiansyah Sulaiman mengapresiasi inovasi yang digagas DPKKB. Ia menegaskan bahwa percepatan penanganan stunting merupakan tanggung jawab bersama seluruh unsur masyarakat.
“Pemerintah tidak bisa bekerja sendiri. Kunci keberhasilan ada pada kolaborasi. Dengan cap jempol sebagai simbol komitmen bersama, kita berharap tidak ada lagi anak-anak Kutim yang mengalami stunting,” ujar Ardiansyah.
Peluncuran Cap Jempol Stop Stunting ini menjadi momentum penting bagi Kutim dalam memperkuat gerakan lintas sektor. Pada momen itu juga, turut dihadiri sejumlah pejabat penting, termasuk Wakil Bupati Mahyunadi, jajaran Forkopimda. Dari pemerintah pusat, hadir secara daring Tenaga Ahli Utama Kantor Staf Presiden RI Zahera Mega Utama, sejumlah pejabat dari Kemendagri dan BKKBN RI, serta Plt Kepala Pusjar SKPP LAN RI Samarinda dan Kepala Perwakilan BKKBN Kaltim. (Rls)
- Penulis: sampulberita.co

Saat ini belum ada komentar