Breaking News
light_mode
Beranda » Berita » Pesona Batik Kutim yang Menghipnotis di Panggung IFW 2025

Pesona Batik Kutim yang Menghipnotis di Panggung IFW 2025

  • account_circle sampulberita.co
  • calendar_month Minggu, 1 Jun 2025
  • comment 0 komentar

sampulberita.co Batik Kutim mencuri perhatian dalam IFW 2025 dengan dukungan dari Bupati Ardiansyah. Bupati Kutai Timur (Kutim).

Ardiansyah Sulaiman hadir di Indonesia Fashion Week (IFW) 2025 di Jakarta pada Jumat (30/5/2025) untuk mendukung penampilan perwakilan Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Kutim dalam fashion show. Hadir juga Istri Wakil Gubernur Kaltim Wahyu Hernaningsih, Anggota DPD RI Aji Mirni Mawarni, Anggota DPRD Kaltim Sulasih, dan tokoh lainnya.

Bupati Kutim, Ardiansyah sangat mengapresiasi penampilan batik khas Kutim dalam acara tersebut yang merupakan kesempatan penting untuk memperkenalkan budaya lokal ke ranah yang lebih luas.

“Saya bangga batik khas Kutim dapat ditampilkan dalam acara ini, sehingga batik Kutim dapat dikenal masyarakat luas baik di tingkat nasional hingga internasional”, ucap Bupati Kutim ini.

Bupati Kutim ini jugamenekankan pentingnya dukungan pemerintah daerah dalam mengembangkan produk lokal dan harapannya bahwa IFW dapat menginspirasi masyarakat untuk mendukung kreativitas dalam negeri serta memberikan kesempatan bagi desainer lokal untuk terus berinovasi. Ia menekankan bahwa fashion show tersebut mencerminkan komitmen Pemkab Kutim dalam memajukan produk lokal dan mengajak masyarakat untuk memberikan apresiasi kepada para desainer yang telah menjalani proses menciptakan karya yang penting.

“Saya berharap masyarakat bisa lebih menghargai dan mencintai produk – produk lokal serta memberikan apresiasi tinggi kepada para desainer yang telah bekerja keras untuk menciptakan karya yang indah dan bermakna,” kata Ardiansyah.

Ditempat yang sama, Ketua Dekranasda Kutim, Siti Robiah, menjelaskan bahwa keikutsertaan Kutim di IFW tidak hanya untuk menampilkan tetapi juga untuk memperkenalkan batik Kutim secara lebih luas dalam konteks budaya nasional. IFW dianggap sebagai kesempatan yang besar untuk meluaskan pemahaman akan batik Kutim dari tingkat lokal hingga internasional.

“Kami ingin batik Kutim tidak hanya dikenal di Kalimantan, tetapi juga tingkat Nasional bahkan internasional,” ucapnya

Dekranasda Kutim mempersembahkan motif Dayak Basap dari Karst Sangkulirang selama acara ini berlangsung, yang merupakan hasil kolaborasi dengan desainer lokal Nora Suratman dengan tema “Majestic Wakaroros”.

Dengan ikut sertanya di ajang IFW, Dekranasda Kutim tidak hanya menginginkan eksistensi, tetapi juga mengincar kerja sama lintas sektor dalam industri kreatif, memperluas jaringan pemasaran, dan memperkuat posisi batik Kutim dalam fashion nasional yang terus berkembang.

  • Penulis: sampulberita.co

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

expand_less