AS Lakukan Serangan, Iran Mengamuk, Israel Dihujani Rudal Tanpa Henti
- account_circle sampulberita.co
- calendar_month Senin, 23 Jun 2025
- comment 0 komentar


sampulberita.co Dalam sebuah pengumuman mengejutkan, Presiden Trump mengklaim Amerika Serikat telah berhasil menghancurkan tiga lokasi nuklir strategis Iran (Minggu, 22/6/2025): Fordow, Natanz, dan Esfahan. Lewat akun X pribadinya, Trump dengan bangga menyatakan operasi ini sebagai “keberhasilan militer yang sangat sukses.” Langkah drastis AS ini, yang langsung disambut pujian dari Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu sebagai “keputusan berani,” menandai eskalasi paling serius dalam konfrontasi Washington dengan Teheran.
Meski Pengawas Nuklir PBB melaporkan tidak ada peningkatan radiasi di luar situs yang diserang, dan Iran mengklaim sebagian besar uranium di Fordow telah dipindahkan, dampak serangan ini terhadap ambisi nuklir Teheran masih menjadi tanda tanya besar.
Namun, balasan Iran tak kalah brutal. Sejak 13 Juni, Pasukan Garda Revolusi Iran telah melancarkan serangan rudal tanpa henti ke Israel. Kemarin malam saja (Minggu, 22/6/2025), 40 rudal menghantam Tel Aviv, pusat ekonomi dan bisnis Israel yang padat penduduk. Kota berpenduduk 4 juta jiwa itu kini menjadi medan perang, dengan sirene serangan udara meraung-raung dan jutaan warga berlindung dalam ketakutan.
“Tidak mudah tinggal di Israel sekarang, tapi kami sangat kuat. Kami tahu kami akan menang,” ujar Aviad Chernovsky (40), seorang warga Tel Aviv, menggambarkan kengerian yang mereka alami. Meskipun jumlah pasti rudal tidak jelas, Kementerian Kesehatan Israel melaporkan 86 orang terluka pada Minggu pagi.
Ancaman Iran semakin mengerikan: mereka memperingatkan bahwa rudal-rudal ke Tel Aviv akan terus berdatangan, dan mereka “belum sepenuhnya menjalankan kemampuan mereka.” Ini bukan lagi sekadar retorika, ini adalah deklarasi perang terbuka di ambang pintu.
- Penulis: sampulberita.co

Saat ini belum ada komentar