Breaking News
light_mode
Beranda » Berita » Soroti Antrean Solar, Wabup Kutim Nilai Opsi Pencabutan Subsidi BBM Lebih Tepat

Soroti Antrean Solar, Wabup Kutim Nilai Opsi Pencabutan Subsidi BBM Lebih Tepat

  • account_circle sampulberita.co
  • calendar_month 23 jam yang lalu
  • comment 0 komentar

SAMPULBERITA.CO, SANGATTA – Maraknya antrean panjang kendaraan pengisi Bahan Bakar Minyak (BBM) jenis Solar subsidi di sejumlah SPBU wilayah Kutai Timur kembali menuai sorotan. Pemkab Kutim menilai kebijakan subsidi BBM yang berlaku saat ini justru memicu ketimpangan distribusi dan menciptakan masalah turunan di lapangan.

Wakil Bupati Kutai Timur, Mahyunadi, menyatakan kekecewaannya terhadap fenomena antrean Solar yang tak kunjung usai. Menurutnya, skema subsidi saat ini tidak tepat sasaran karena manfaatnya lebih banyak dinikmati oleh kalangan mampu ketimbang masyarakat kelas bawah.

“Saya juga sebenarnya keberatan BBM begitu, cuma terjadi se-Indonesia. Jadi bingung juga kita bagaimana mengurainya dari mana,” kata Mahyunadi.

Mahyunadi secara terbuka mengusulkan agar pemerintah pusat mengambil langkah berani dengan menghapus subsidi BBM jenis Solar dan menyesuaikannya dengan harga keekonomian pasar. Langkah radikal ini dinilai sebagai satu-satunya cara ampuh untuk menghentikan antrean kendaraan di SPBU.

“Harusnya kalau BBM itu subsidinya dicabut sekalian, baru aman itu. Ini kan gara-gara ada subsidi BBM,” cetusnya.

Ia menambahkan bahwa dengan mekanisme pasar tanpa subsidi, dorongan untuk melakukan penimbunan atau perburuan BBM oleh oknum-oknum tertentu akan hilang dengan sendirinya, sehingga ketersediaan BBM bagi masyarakat umum dapat kembali normal.

“Jadi kalau BBM itu kan penyebab utamanya gara-gara ada subsidi, kalau subsidinya dicabut ya sudah, normal harga,” tutur Mahyunadi. (Adv/Kominfo)

  • Penulis: sampulberita.co

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

expand_less