Breaking News
light_mode
Beranda » Berita » Perluas Jangkauan Internet, Kutim Amankan Bantuan Tower dari Pemerintah Pusat

Perluas Jangkauan Internet, Kutim Amankan Bantuan Tower dari Pemerintah Pusat

  • account_circle sampulberita.co
  • calendar_month Sabtu, 10 Okt 2026
  • comment 0 komentar

SAMPULBERITA.CO, SANGATTA – Pemerintah Kabupaten Kutai Timur (Kutim) terus mencari solusi untuk mengurangi kesenjangan akses komunikasi di wilayahnya. Salah satu langkah yang ditempuh ialah memperkuat infrastruktur telekomunikasi melalui koordinasi dengan pemerintah pusat dan penyedia layanan jaringan.

Kepala Dinas Komunikasi Informatika Statistik dan Persandian Kutim, Ronni Bonar, mengungkapkan daerahnya memperoleh tambahan bantuan pembangunan satu menara telekomunikasi pada tahun ini. Dukungan tersebut diharapkan membantu meningkatkan jangkauan layanan di kawasan yang masih mengalami keterbatasan sinyal.

“Kemarin kita sudah berkomunikasi dengan kementerian, alhamdulillah tahun ini kita dapat satu lagi bantuan tower,” ungkap Ronni.

Menurutnya, pembangunan jaringan komunikasi di Kutim memerlukan perencanaan bertahap. Kondisi geografis dan luas wilayah menjadi faktor yang memengaruhi pemerataan layanan, sehingga kebutuhan infrastruktur harus disesuaikan dengan kondisi lapangan.

Di sisi lain, pemerintah daerah telah menjalankan program internet desa yang mencakup 139 titik desa, dua kelurahan, serta 11 desa di Perlabatu. Program tersebut menjadi salah satu upaya menyediakan akses internet bagi masyarakat di berbagai kawasan.

Ronni menjelaskan, pengembangan jaringan tidak cukup hanya dengan mendirikan menara. Perangkat pemancar juga diperlukan agar infrastruktur tersebut dapat berfungsi menyalurkan sinyal kepada pengguna.

“Tower, BTS itu berbeda. Tower itu tiangnya, BTS itu yang untuk masang sinyalnya, dan itu bisa diisi oleh beberapa provider, kita nggak tahu tergantung kementerian,” jelas dia.

Pemkab Kutim berharap dukungan pemerintah pusat dan keterlibatan penyedia telekomunikasi dapat mempercepat perluasan konektivitas. Dengan demikian, masyarakat di wilayah yang belum terjangkau optimal berpeluang memperoleh akses komunikasi dan informasi yang lebih baik.  (Adv/Kominfo)

  • Penulis: sampulberita.co

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

expand_less