Breaking News
light_mode
Beranda » Berita » Ekonomi Kutim Tumbuh 1,7 Persen, Pemkab Siapkan Kajian untuk Kejar Target 6 Persen

Ekonomi Kutim Tumbuh 1,7 Persen, Pemkab Siapkan Kajian untuk Kejar Target 6 Persen

  • account_circle sampulberita.co
  • calendar_month Senin, 7 Sep 2026
  • comment 0 komentar

SAMPULBERITA.CO, SANGATTA – Pemerintah Kabupaten Kutai Timur menghadapi pekerjaan besar untuk mengejar target pertumbuhan ekonomi 6 persen pada tahun ini. Pasalnya, capaian pada triwulan pertama baru berada di level 1,7 persen sehingga diperlukan strategi yang lebih terukur untuk meningkatkan kinerja ekonomi pada periode berikutnya.

Wakil Bupati Kutim Mahyunadi mengatakan pemerintah tidak ingin menentukan kebijakan hanya berdasarkan perkiraan. Data mengenai sektor-sektor yang berkontribusi terhadap pertumbuhan ekonomi perlu dipetakan secara lebih mendalam.

“Untuk tahun ini di triwulan pertama kita baru 1,7 persen. Ya kita kejar pertumbuhan ekonomi itu, mudah-mudahan di akhir tahun kita bisa mencapai target nasional sebesar 6 persen,” kata Mahyunadi,Selasa (7/9/2026).

Ia meminta Bagian Ekonomi Setkab Kutim melakukan identifikasi terhadap berbagai indikator ekonomi yang dapat menjadi pengungkit pertumbuhan. Hasil kajian nantinya diharapkan membantu pemerintah menentukan sektor yang membutuhkan dorongan lebih besar.

Selain melibatkan perangkat daerah, Mahyunadi menginginkan adanya keterlibatan perguruan tinggi. Akademisi dinilai memiliki kemampuan untuk memberikan analisis berdasarkan data dan metodologi yang dapat dipertanggungjawabkan.

“Saya tadi sudah meminta kepada Kabag Ekonomi untuk kita mengkaji secara komprehensif apa-apa saja sih pertumbuhan ekonomi yang bisa memacu pertumbuhan ekonomi, jangan hanya kita analisa-analisa,” tegasnya.

Kajian tersebut diharapkan dapat menghasilkan rekomendasi yang lebih konkret bagi pemerintah. Terutama dalam menentukan program dan kebijakan yang berpotensi memberikan dampak besar terhadap Produk Domestik Regional Bruto.

Mahyunadi menilai target 6 persen memang membutuhkan kerja bersama antarinstansi. Setiap kebijakan perlu diarahkan pada sektor yang memiliki kontribusi nyata terhadap perekonomian.

Pemkab Kutim juga berharap hasil kerja sama dengan akademisi dapat menjadi dasar evaluasi pada kuartal berikutnya. Dengan pendekatan berbasis indikator, pemerintah dapat mengukur perkembangan ekonomi secara berkala sekaligus menyesuaikan kebijakan yang diperlukan. (Adv/Kominfo)

  • Penulis: sampulberita.co

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

expand_less