Master Plan TIK, Mahyunadi: Sejalan Visi Besar Kutim
- account_circle sampulberita.co
- calendar_month Selasa, 4 Nov 2025
- comment 0 komentar

Wakil Bupati Kutai Timur, Mahyunadi menyebut Masterl Plan TIK sejalan dengan visi pemerintah Kutim. (Istimewa)
Sampulberita.com – Wakil Bupati Kutai Timur (Kutim) Mahyunadi mengapresiasi langkah Diskominfo Staper yang melibatkan kalangan akademisi dalam penyusunan masterplan. Ia menilai kolaborasi lintas sektor antara pemerintah, akademisi, dan pelaku industri telekomunikasi merupakan langkah penting untuk memastikan pembangunan digital Kutim berjalan sesuai arah yang diharapkan.
“Kerja sama dengan FMIPA UNY ini sangat strategis. Pemerintah daerah membutuhkan panduan ilmiah dan terukur agar arah pembangunan digital tidak berjalan sendiri, tetapi selaras dengan visi dan kebutuhan masyarakat,” ucap Mahyunadi, Senin (3/11/2025).
Mahyunadi menambahkan, pentingnya masterplan TIK juga sebagai panduan penyusunan kebijakan pembangunan berbasis data, serta sebagai instrumen pendukung visi besar Kutim menuju ‘Kutim Hebat, Desa Hebat, Kota Hebat’ yang sejalan dengan misi Kutim Tangguh, Mandiri, dan Berdaya Saing.
“Kegiatan seperti ini seharusnya dilakukan sejak awal agar bisa masuk dalam perencanaan tahun 2026. Saya berharap hasilnya nanti dapat menjadi acuan bersama untuk mempercepat pemerataan digitalisasi di seluruh wilayah Kutim,” jelas Mahyunadi.
Melalui kolaborasi ini, Pemkab Kutim berharap rancangan master plan TIK mampu mencakup berbagai aspek strategis mulai dari pembangunan jaringan infrastruktur, penguatan sistem data dan keamanan informasi, hingga tata kelola layanan publik digital sebagai langkah menuju tata kelola pemerintahan yang lebih efisien dan terukur.
Sebelumnya, Dinas Komunikasi, Informatika, Statistik dan Persandian (Diskominfo Staper) mulai menyusun Master Plan Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK) sebagai langkah strategis mendukung pelaksanaan 50 program prioritas daerah.
Kepala Diskominfo Staper Kutim, Ronny Bonar, menjelaskan bahwa penyusunan masterplan ini menjadi pondasi penting bagi arah pembangunan Kutim, terutama dalam memastikan keterpaduan antara program digital dan konvensional di berbagai sektor pemerintahan.
“Kami ingin memastikan setiap program pembangunan, baik yang bersifat digital maupun konvensional, dapat saling terintegrasi. Dengan kolaborasi bersama FMIPA UNY, rancangan masterplan ini akan memiliki dasar ilmiah yang kuat untuk menjawab tantangan digitalisasi daerah dalam jangka panjang,” ujar Ronny,
Ronny menegaskan, masterplan tersebut tidak hanya menjadi dokumen perencanaan semata, tetapi juga alat kendali kebijakan yang memastikan setiap program dan belanja TIK di Kutim memiliki arah, ukuran keberhasilan, serta dampak nyata bagi masyarakat.
“Kami ingin mengubah pola kerja dari berbasis proyek menjadi berbasis sistem dan hasil. Dengan demikian, pembangunan infrastruktur digital dapat dievaluasi secara objektif dan berkelanjutan,” imbuhnya. (adv/rls)
- Penulis: sampulberita.co

Saat ini belum ada komentar