Breaking News
light_mode
Beranda » Berita » Tingkatkan Sumber Daya Desa, Diskominfo Kutim Dorong Pembelajaran Jarak Jauh Berbasis LMS

Tingkatkan Sumber Daya Desa, Diskominfo Kutim Dorong Pembelajaran Jarak Jauh Berbasis LMS

  • account_circle sampulberita.co
  • calendar_month Sabtu, 5 Sep 2026
  • comment 0 komentar

SAMPULBERITA.CO, SANGATTA — Pemerintah Kabupaten Kutai Timur melalui Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) terus mematangkan kesiapan para petugas teknologi informasi di tingkat desa. Lewat bimtek pemanfaatan situs web dan kecerdasan buatan (AI), Diskominfo bertekad mewujudkan digitalisasi desa yang merata di seluruh wilayah Kutai Timur.

​Upaya ini difokuskan untuk memperkuat kapasitas para operator desa agar mampu mengelola portal informasi desa secara mandiri dan responsif.

Kendati demikian, keterbatasan anggaran dan cakupan wilayah yang luas menjadi tantangan tersendiri dalam pelaksanaan bimbingan teknis tatap muka secara berkelanjutan.

​Kepala Diskominfo Kutim, Ronny Bonar, mengungkapkan bahwa dari total seluruh desa di Kutai Timur, sebagian besar telah terjangkau oleh program pelatihan ini. Namun, masih ada puluhan desa yang ditargetkan tuntas pada penganggaran mendatang.

​”Ya kita coba semua desa. Masih tinggal 50 desa lagi yang belum terakomodasi karena memang keterbatasan. Mudah-mudahan nanti di anggaran perubahan bisa semua clear. Seluruh 139 desa dan 2 kelurahan sudah clear,” ungkap Ronny belum lama ini.

​Untuk mengantisipasi tingginya biaya operasional jika harus terus-menerus menggelar Bimbingan Teknis (Bimtek) tatap muka, Diskominfo Kutim menyiapkan terobosan melalui pemanfaatan Learning Management System (LMS) yang diintegrasikan langsung dalam platform digital daerah.

​”Tahapan berikutnya adalah pengembangan. Kalau sudah pengembangan, berarti tidak ada lagi yang bimtek-bimtek. Cukup dengan melalui LMS yang ada di satu Terpadu Digital Kutim itu,” terang dia.

​Lewat metode LMS ini, para operator di tingkat desa dapat mengasah keterampilan teknis mereka secara mandiri kapan saja tanpa terhambat oleh kondisi geografis.

​”Melalui sistem tersebut, mereka bisa belajar dengan Zoom, dengan modul-modul yang bisa mereka buka dan pelajari secara sistem jarak jauh,” tutup dia. (Adv/Kominfo)

  • Penulis: sampulberita.co

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

expand_less